BIDIKAN TERAKHIR,,,
Anak panah terakhir telah terlepas,,,bidikannya mungkin sudah jitu,,,
tapi apa setelah nyampe sasaran akan tepat mengenainya,,,
angin diluar sana begitu kencang,,,
sasarannya buka benda mati,,,,,dia hidup,,,dia bisa enyah sewaktu -waktu,,
bahkan dia(sasaran)bisa membuat kita mati,,,
dia bukan harimau,atau singa,,
dia juga bukan burung atau tupai,,,
dia lembut,,,tapi dia keras,,,,,dia licin bahkan lebih licin dari belut,,
ini bidikan terakhir,,,jika meleset,,,,aku hanya tinggal punya punya busur,,,
anak panah sebelumnya telah habis dihambur-hamburkan buat kesenangan dan buat belajar membidik,,
sekarang anginnya begitu kencang,,,
oh angin bisakah kau berhenti sejenak,,,
tapi itu tidak mungkin,,karena ketika angin berhenti,,,semuanya jga berhenti,,,
termasuk anak panah ku yang baru saja aku lepas,,,
sasaRanku tetaplah diam disana,,,
tunggu sampe anak panahku menyentuhmu...
jangan biarkan anak panahku hilang karena tak menancap padamu,,,
jika memang anak panah itu meleset,,,untuk apa busur ini tanpa anak panah,,,
apa mesti aku ambil dan aku sambitkan,,,,
itu tidak mungkin,,karena akan patah,,,dan ketika patah tak mungkin bisa kusambung lagi,,,
,,jika anak panah itu tak sampe atau hilang dimakan angin,,,biarlah busur ini tetap ada,
memang gak punya anak panah lagi,,,,tapi biarlah ada dia yang lain dengan suka rela mengambil dan mengurus busur ini,,,
@buat sasaranku jangan beranjak,,,,buat anak panahku kalahkan angin,,,buat busurku jangan rapuh dulu,,,buat dia yang lain,,,,carilah yang lain dulu,,